404 Not Found


nginx
BEST HOPE Profil Mentor – BEST HOPE BEST HOPE Profil Mentor – BEST HOPE

PROFIL MENTOR

PROFIL Dr. SIGIT SETYAWADI Sp.OG

Banyak yg bertanya siapa saya sampai sampai berani mencoba mempengaruhi orang lain untuk bisa berpenghasilan pasif besar dan freedom. Saya kenalkan dulu siapa saya dan perubahan yang terjadi pada diri saya.

Saya lahir bulan November tahun 1954, dari SD sampai SMA di Probolinggo, kuliah di FK Unair lulus tahun 1980. Kemudian dinas di Puskesmas Kerek Kab. Tuban 1981-1986, Kec Montong Tuban 1986-1988 dan spesialisasi Obgin di Unair 1988-1993, ke Pacitan sbg dokter kandungan pertama tahun 1993-1995. Pindah ke RS Syaiful Anwar Malang sampai pensiun dini tahun 2005. Tinggal dan praktek di RS Bersalin pribadi di Batu sampai menurunkan papan praktek 17 Agustus 2005. Isteri 1 seperti sunnah rasul saya dan anak 3. Dari saat menjadi dokter sampai 1997 saya merasa bahwa sebagai dokter penghasilan saya aman dan saya ini orang kaya. Punya rumah besar dan mobil mewah dan banyak.

Tahun 1997, secara bergantian dalam waktu 2 minggu, saya dipertemukan dengan 3 janda dokter yg terpaksa berjualan door to door untuk menyambung hidup sepeninggal suami. Disitu saya menyimpulkan bahwa penghasilan dokter ternyata tidak aman. Aman bagi si dokter tetapi tidak aman bagi keluarganya. Mulai ada kegelisahan tetapi tidak tahu apa penyebab tidak amannya? Hidup jalan terus seperti biasa.

Tahun 2000 , terbit 2 buku Robert T Kiyosaki berjudul _Rich Dad Poor Dad_ dan buku _Cashflow Quadrant._ Di buku itu saya jadi tahu mengapa penghasilan saya tidak aman. Yaitu karena penghasilan saya selama ini bukan penghasilan pasif tetapi penghasilan aktif. Disebutkan bahwa seseorang dengan kondisi seperti saya sebenarnya termasuk orang miskin. Saya bekerja hanya untuk bertahan hidup. Setiap ada penghasilan lebih, selalu digunakan utk menambah kemewahan hidup, kemudian harus mempertahankannya dgn bekerja lebih keras lagi. Jika suatu saat pencari nafkah tunggalnya bermasalah, langsung kolaps semuanya. Meskipun ada rasa sakit di dada membaca buku itu, tetapi saya menyetujuinya. Bukti bahwa saya sebenarnya semakin miskin adalah ketika terbukti saya semakin senior harus bekerja semakin keras. Robert T Kiyosaki mengatakan bahwa satu satunya cara bagi orang seperti saya itu harus mau menyeberang ke kuadran kanan dengan cara mengerjakan bisnis Networking. Tentu saja saya tidak mau menjalankan Network Marketing atau menurut definisi saya itu MLM (padahal beda tetapi saat itu sy tidak tahu). Hidup pun tetap berjalan seperti biasa, bedanya sy coba investasi sana sini, di saham, kerjasama ternak, reksadana dsb semuanya gagal dan berakhir menyedihkan. Orang lain mungkin sdh bangkrut dgn kerugian kerugian investasi itu. Tetapi sebagai dokter kandungan yg punya rumah sakit, tentu saya tidak akan bangkrut selama sy masih sehat.

Tahun 2003 saya dipaksa anak hadir ke sebuah seminar (Leadership Seminar) di Jakarta dan itu mengubah segalanya. Saya mendapat pencerahan disana. Disana bisa tahu perbedaan MLM dan Network Marketing yg dimaksud Robert T Kiyosaki dalam buku bukunya. Akhirnya saya menjalankan sebuah bisnis Network Marketing yg tadinya sangat tidak saya sukai krn menganggapnya sebagai seperti MLM lainnya yang harus jualan dengan segala konotasinya.

Setelah mendapat penghasilan yg cukup besar dari bisnis itu. Saya memutuskan berhenti praktek. Setelah bbrp bulan mempersiapkan pasien dan karyawan klinik, 17 Agustus 2005 saya berhenti praktek dan sekaligus pensiun dini dari PNS. Bisnis Network Marketingnya tidak saya kerjakan lagi, kecuali bantu mereka yg ingin mengembangkannya.

Sampai hari ini penghasilan dari bisnis itu lancar, disamping utk hidup masih ada sisa utk investasi hotel, apartemen, kebun sawit dll. Saya berubah dari *slave of money* menjadi *master of money* seperti saran Robert T Kiyosaki.

Setelah beberapa tahun menikmati kehidupan freedom seluruh keluarga (tidak satupun anak sy yg bekerja mencari uang). Sy ingin menyebarkan faham baru itu yaitu merubah *slave of money* menjadi *master of money*. Saya katakan kepada siapapun utk tidak bekerja mencari uang terlalu lama. Berinvestasilah di ternak dsb. Idenya bagus tetapi faktanya ternak terlalu sulit diprediksi.

Sejak pensiun terus belajar tentang PIKIRAN. Ternyata memang segala sesuatu diatur di pikiran, termasuk rejeki yaitu plafon / takaran rejeki. Awalnya saya memberi arahan pada perorangan. Kemudian ada sarana ketika seorang teman yaitu mas Jaka (Zaka) membuatkan sy grup Building The Dream (Grup Dasar). Saya pun punya cara menyebarkan ide-ide saya. Yaitu meningkatkan plafon rejeki dan kecerdasan finansial seseorang. Jika plafon rejeki naik maka otomatis bawah sadar kita akan mencarikan jalan menuju plafon itu. Terkadang 1 bulan baru ketemu, terkadang 1 tahun baru ketemu jalannya. Saya sendiri butuh 7-8 tahun baru menemukan jalannya. Lebih tepatnya dipertemukan.
 
Setelah bbrp bulan grup dasar yg pertama berdiri, mas Zaka bertanya :”Mau diapakan pak orang orang di grup dasar?” Saya pun menjawab tidak diapa – apakan biar mengalir sendiri saja. Setelah plafon rezekinya naik mereka akan menemukan jalan sendiri. Ternyata tidak semudah itu, plafon naik lewat audio itu sifatnya instant dan hanya sementara. Bahkan banyak yg akhirnya kena jebakan batman seolah olah rejeki naik padahal sebenarnya tidak. Obrolan dgn ahli pikiran lain Pak Ariesandi yg banyak menulis buku ttg pola pikir menyimpulkan bahwa orang perlu melihat sendiri orang orang yg bisa mencapai penghasilan pasif Rp 100 juta. Barulah terjadi internalisasi krn bawah sadar percaya itu bisa. Itu membuat saya utk mengajak mereka ke seminar Inspirasi dan Kepemimpinan krn cuma disana orang orang yg sdh freedom itu berbicara. Saya pun tahu dan mengenal mereka krn kami dulu setiap tahun rekreasi bersama ke luar negeri. Akhirnya sy ajak ke Leadership Seminar pertengahan Maret 2017 tahun lalu. Mereka yg hadir ke Seminar Inspirasi dan Kepemimpinan rata-rata langsung bisa action menuju penghasilan pasif 100 jutanya. Sekarang mereka sudah on track. Sayangnya Seminar hanya diadakan 4X dalam satu tahun.

Kalau ditanya ujungnya kemana? Saya tetap menjawab terserah krn tujuan saya cuma meningkatkan plafon dan kecerdasan finansial mereka. Jika setelah naik belum juga menemukan bisnis yg tepat, silahkan kalau mau mengerjakan bisnis network marketing seperti yg saya kerjakan dulu. Karena saya tahunya bisnis network marketing ya cuma satu itu. Bisnis yg memenuhi semua syarat yg direkomendasikan Robert T Kiyosaki dalam memilih bisnis.

Saya merasa punya kapasitas utk mengajak orang menyeberang kuadran karena saya sudah mengalami hidup di 2 sisi, di sisi kuadran kiri sebagai dokter yang sukses selama 25 tahun dan disisi kanan sebagai pemilik bisnis bersistem dan investor. Dan saya tidak mau kembali ke kiri, begitu juga anak anak saya tidak saya harapkan untuk berada di kuadran kiri atau bekerja mencari uang. Lebih baik mereka bekerja membangun aset, dan nanti asetnya itu yg akan bekerja keras menghasilkan uang untuk kita

HIJRAH - Profile Lengkap Dr. Sigit Setyawadi Sp.OG

SAMBUTAN MENTOR UTAMA

Assalamulaikum Wr Wb.
 
Sebelumnya saya, mengucapkan selamat datang kepada teman teman di grup Bimbingan Kecerdasan Finansial ini, Terutama yg baru masuk dan bingung ini sebenarnya grup apa.
 
Saya tidak tahu apa yg dijanjikan teman Anda utk masuk ke sini. Kalau dijanjikan masuk sini bisa kaya dengan cepat, pasti bukan itu. Kalau ada yg mengatakan akan diajak bisnis, pasti juga bukan itu. Karena disini kita tidak berbicara bisnis apapun. Bahkan kalau ada yg bertanya tentang bisnis ini bisnis itu atau investasi mana yg terbaik, pasti tidak akan sy jawab. Mengapa? Karena percuma saja berbicara tentang bisnis atau investasi. Bisnis itu hanya alat untuk mengisi rejeki kita.
 
Besarnya penghasilan tergantung takaran atau plafon rejeki kita.
 
Maka itulah yang perlu dibesarkan, bukan bingung mencari cara mengisinya.
 
Intinya begini, grup ini adalah grup untuk perubahan. Menaikkan takaran rejeki atau disebut juga plafon rejeki kita.
 
Ada 2 pilihan hidup. Pilihan yg banyak diikuti orang (95%), adalah bekerja mencari uang seumur hidup. Ada yg di satu bidang pekerjaan seperti saya dulu sebagai dokter. Ada juga yg berbagai bidang. Menjadi tentara, kemudian berhenti dan melamar menjadi satpam, setelah tua pensiun dan membantu isteri membuka pracangan. Pokoknya kerja kerja dan kerja sehingga nyaris tidak memiliki peran apa apa di dunia selain sibuk dgn diri sendiri dan keluarga. Atau kita memilih kehidupan model kedua seperti kehidupan yang dimiliki para orang besar dan para rasul dan nabi.
 
Bekerja keras sementara, kemudian pada suatu titik berhasil membangun “mesin uang”, maka mulai bisa memperhatikan kepentingan orang lain. Kita sudah selesai dengan diri kita karena memiliki sumber uang yg akan mengeluarkan uang terus menerus. Jika Anda memilih kehidupan yg pertama,  maka tidak tepat Anda berada disini karena anda sudah berada di sana. Tidak ada yg perlu dirubah lagi. Kalau Anda memilih kehidupan yg kedua, maka perlu memulai dengan merubah program di pikiran bawah sadar, belajar tentang keuangan dan belajar tentang bisnis.
 
Dahulu, untuk merubah program miskin di pikiran bawah sadar Anda perlu merantau dan bertemu dgn orang kaya. Berkumpul dan bergaul dengan mereka dan Anda akan menjadi kaya. Sekarang Anda cukup memulai dgn mendengarkan *Audio Terapi Bawah Sadar yg sy buat sebanyak 21X untuk reprograming program pikiran kaya.
 
Supaya Anda tidak canggung jika nanti saya bawa untuk masuk ke lingkungan orang kaya nantinya. Pada saatnya nanti Anda akan MENEMUKAN SENDIRI bisnis atau investasi apa yg bisa membawa Anda menuju penghasilan pasif Rp 100 juta sebulan, krn Mekanisme Sukses Otomatis Anda akan bekerja.
 
OK, sabar saja ikuti dinamikanya di grup. Jika dianggap bagus ya diteruskan, jika dianggap jelek ya silahkan undur diri dari grup. Oh iya, sebaiknya Anda tidak beriklan, kopas hoax, sara, politik, tokoh tertentu dan berita negatif apa saja. Disini khusus untuk pengembangan diri yg membutuhkan suasana positif.
 
Wassalamualaikum Wr Wb 🙏🏼🙏🏼🙏🏼 
 
Dr. Sigit Setyawadi, Sp.OG
 
Mentor Utama Bijak Finansial dr. Sigit Setyawadi Sp.OG bersama Top Leader TEAM BRAVE LOTUS dBACA Bapak Hyoga Sim

Mengapa Kita di Grup Kelas Bimbingan Ini ?

Mungkin ada yang bertanya mengapa kita disini ? Mengapa ada orang yang memasukkan kesini? Ini grup apa? Dan sebagainya. Saya akan coba jawab singkat saja.
 
Nabi Sulaiman AS mengatakan MANUSIA ADALAH PIKIRANNYA. Tuhan akan membuat manusia menjadi kaya atau miskin sejalan dengan pola pikirnya atau pikirannya. Jika dia memiiki pola pikir kaya, atau sudah pantas kaya, maka Tuhan akan membuat kita menjadi kaya.
 
Jika dia belum memiliki pola pikir kaya, meskipun kita kerja jungkir balik atau menjalankan bisnis secanggih apapun, kita tidak akan bisa kaya. Menjadi kaya ada ilmunya. Saat di Indonesia belum berpikir tentang kemerdekaan, di Amerika sudah terbit buku The Science of Getting Rich (1911). Kita tertinggal jauh dalam hal pola pikir kaya.
 
Di grup inilah, kita berproses untuk membuat diri kita PANTAS KAYA dengan cara ilmiah, yaitu memasukkan program pikiran kaya langsung ke pikiran bawah sadar lewat ATBS (Audio terapi bawah sadar) penghasilan pasif Rp 100 juta sebulan itu, dan mempelajari ilmu ilmu menjadi kaya yang dishare di grup. Ini dibagikan secara gratis, dan Anda akan dibantu dan dilayani oleh para Admin Pendamping yang sedang belajar untuk meningkatkan kepemimpinan dirinya.
 
Jika sudah memiliki pikiran dan sikap kaya, maka Tuhan akan menunjukkan jalan yang lurus kepada kondisi yang kita anggap nikmat itu. Jalan yang jauh lebih dekat, lebih cepat dan lebih harmonis dibandingkan upaya kita sendiri. Di dalam ilmu pikiran itu disebut MEKANISME SUKSES OTOMATIS. Anda akan “secara kebetulan” dipertemukan dengan bisnis yang tepat, atau orang yang tepat di saat yang tepat. Bimbingan di grup ini akan berlangsung selama 9 hari. Bagi yang ragu ragu, coba ikuti dulu, jika tidak suka, KELUAR saja.
 
Salam Sukses dari Saya,
Sigit Setyawadi🙏
 
error: Content is protected !!